Apa Itu Rumah? - Catatan Anak Broken Home Part 1
Seingatku masa kecil ku dulu terasa sempurna, keluarga kami harmonis, kehidupan kami berkecukupan. Tapi entah kenapa semuanya berbanding terbalik 180 derajat. Aku menyaksikan secara langsung perubahan tersebut.
Dari kami yang tadinya utuh, perlahan merenggang, patah, hancur, bahkan puing puing kehancurannya saat ini mungkin sudah melebur dengan tanah. Beberapa tahun sebelum akhirnya perceraian terjadi, aku sudah kehilangan rumah yang membuatku nyaman.
Pertengkaran, KDRT, finansial problem, pendidikan yang terabaikan, semuanya sudah merusak ku dari dalam, bahkan saking rusaknya aku tidak lagi merasakan apapun. Aku dulu berhenti menangis, karena aku merasa mengeluarkan air mata hanya membuatku lelah dan aku tidak punya waktu untuk itu.
Aku harus bangun dipagi hari untuk berlari karena kejaran masalah dan tanggung jawab, aku harus menggantikan beberapa posisi yang kosong karena ayah ibuku sedang tidak disana untuk fokus menyelesaikannya, aku entahlah.... aku kosong sejak itu, hatiku hampa bahkan sekarang
Komentar
Posting Komentar